REINKARNASI


Saturday, 07 March 2020 , Admin

REINKARNASI

OLEH: NADRATANNAIMI

Reinkarnasi berasal dari kata latin re-in-carnis. Re berarti kembali atau pengulangan. In berarti di dalam, dan Carnis berarti daging. Sehingga secara etimologi reinkarnasi dapat diartikan kembali menjadi daging, menjelma menjadi daging, dilahirkan kembali menjadi mahluk yang berdaging.

Reinkarnasi merujuk kepada kepercayaan bahwa akan ada masa dimana seseorang mati dan kemudian dilahirkan kembali dalam bentuk kehidupan lain. Yang terlahir kembali bukanlah wujud fisik melainkan jiwa atau ruh dari orang tersebut yang kemudian mengambil wujud tertentu sesuai dengan hasil pebuatannya terdahulu. Reinkarnasi adalah suatu kepercayaan yang dianut oleh pemeluk agama Hindu dan Buddha.

Dalam ajaran agama Islam sendiri tidak dikenal adanya reinkarnasi. Dimana makhluk hidup setelah mati tidak akan bisa terlahir kembali dalam wujud apapun. Antara yang hidup dan mati ada dinding pembatas, artinya baik yang hidup dan mati memilki dunianya masing-masing. Dinding pembatas yg dimaksud adalah alam Barzakh atau alam kubur. Dalam ajaran agama Islam, manusia dipercayai melalui 4 alam yakni alam kandungan, alam dunia, alam barzakh (alam kubur) dan alam akhirat.

Ada perbedaan cara seorang mukmin dan seorang yang kafir atau munafik ketika ruhnya akan dicabut dari raganya, dimana seorang mukmin akan dijemput oleh 70.000 malaikat yang bersih dan bercahaya. Salah satu dari malaikat tersebut adalah malaikat pencabut nyawa yang mana akan memperlihat gambaran sebuah taman disurga kepada ruh tersebut. Sehingga ruh tersebut akan dengan senang hati meninggalkan jazadnya. Berbeda halnya dengan seorang kafir/munafik, ia akan dijemput oleh 70.000 malaikat yang wujudnya mengerikan kemudian diperlihatkan gambaran neraka dengan nyala apinya sehingga ruh tersebut dipaksa meninggalkan jazadnya dalam keadaan yang tidak tenang. Ruh yang telah meninggalkan jazadnya tersebut akan dibawa menghadap kepada Tuhannya, bagi seorang mukmin, ruh-nya akan mencapai langit ke tujuh dan bertemu dengan Tuhannya. Sedangkan bagi seorang kafir/munafik ruh-nya tidak akan mampu melewati langit pertama. Ruh seorang mukmin kemudian akan dibawa ke alam kubur atau Barzakh ketika orang terakhir meninggalkan makam jazad tersebut sebanyak 7 langkah, sedangkan ruh seorang kafir/mukmin akan dihempaskan dari pintu langit ketujuh, sehingga ruh ini harus mencari makamnya sendiri untuk dapat menuju ke alam Barzakh. Di alam Barzakh ini ruh kemudian akan bertemu dengan malaikat Munkar dan Nakir.

Dalam agama Islam, diyakini bahwa ruh akan tetap berada di alam Barzakh hingga akhir dunia dimana mereka akan dibangkitkan kembali setelah tiupan sangkakala yang kedua, kemudian menuju ke padang Mahsyar dan meghadap kepada Tuhannya untuk diadili.